GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Penyiar Radio Kampus Unitri Jadi Wisudawan Terbaik

Penyiar Radio Kampus Unitri Jadi Wisudawan Terbaik

Malang Raya Penyiar Radio Kampus Unitri Jadi Wisudawan Terbaik Skripsinya mengambil judul Analisis Usaha Tani Tembakau Virginia di Kabupaten Bojonegoro.Jumat, 27 Okto…

Penyiar Radio Kampus Unitri Jadi Wisudawan Terbaik

Malang Raya

Penyiar Radio Kampus Unitri Jadi Wisudawan Terbaik

Skripsinya mengambil judul Analisis Usaha Tani Tembakau Virginia di Kabupaten Bojonegoro.

Penyiar Radio Kampus Unitri Jadi Wisudawan TerbaikSURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun HasanahWisudawan terbaik Unitri, Sudirman, Jumat (27/10/2017).

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Dikenal sebagai penyiar radio dan MC di kampusnya, Universitas Tribhuana Tunggadewi (Unitri) Malang, tidak membuat Sudirman lalai dalam bidang akademik.

Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian itu menjadi wisudawan terbaik Unitri dengan IPK 3,89 dan masa studi tepat 4 tahun.

Skripsinya mengambil jud ul Analisis Usaha Tani Tembakau Virginia di Desa Jipo Kecamatan Kepohbaru dan Desa Tlogoagung Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

"Di Bojonegoro, utamanya dua desa tersebut, sebagian besar warga bertanam tembakau."

"Beberapa waktu lalu masyarakat pernah bekerjasama dengan salah satu pabrik rokok untuk suplai tembakau. Namun sekarang sudah tidak lagi," jelas pria kelahiran 10 Desember 1994 itu.

Setelah tidak lagi bekerjasama, masyarakat masih bertanam tembakau namun hanya dijual seadanya pada tengkulak di pasar tanpa adanya harga pasti.

"Secara general memang masih untung, namun terjadi ada kekurangan perhitungan pada beberapa hal. Misalnya biaya anggota keluarga yang ikut bekerja dan sewa lahan," lanjutnya.

Dengan penelitian itu, ia berharap pabrik rokok yang sama atau pabrik rokok lain mau bekeejasama dengan masyarakat Bojonegoro untuk memperbaiki penjualan tembakau.

Lulusan SMA Islam Al Fatah Kalitidu B ojonegoro itu mengaku belajar banyak di Unitri, di luar bidang akademik.

"Saya sejak awal masuk sudah aktif di radio kampus, kemudian berlanjut sering diminta menjadi MC berbagai acara kampus," ceritanya.

Ia juga merasa senang karena semakin bisa belajar menghargai keberagaman selama berkuliah.

"Di Unitri saya bertemu dengan teman berbeda agama, dari beragam daerah, jadi belajar menghargai. Meskipun dulu awalnya cukup sulit karena saya terbiasa bersekolah di sekolah Islam."

"Lama-kelamaan menyadari bahwa perbedaan itu indah," tutupnya.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah Editor: Dyan Rekohadi Sumber: Surya Malang Ikuti kami di Hana Anisa Sempat Buka Instagram Buat Klarifikasi, Ternyata di D adanya Ada ... Sumber: Surya Malang

Tidak ada komentar