GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Duel Deretan Awards 2 Cawagub Jatim, Mana Lebih Bergengsi?

Duel Deretan Awards 2 Cawagub Jatim, Mana Lebih Bergengsi?

Jumat 08 Desember 2017, 12:50 WIB Duel Deretan Awards 2 Cawagub Jatim, Mana Lebih Bergengsi? Budi Sugiharto - detikNews …

Duel Deretan Awards 2 Cawagub Jatim, Mana Lebih Bergengsi?

Jumat 08 Desember 2017, 12:50 WIB Duel Deretan Awards 2 Cawagub Jatim, Mana Lebih Bergengsi? Budi Sugiharto - detikNews Duel Deretan Awards 2 Cawagub Jatim, Mana Lebih Bergengsi? Surabaya - Dua kepala daerah di Jawa Timur tengah menjadi pusat perhatian. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Vs Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak sama-sama maju sebagai bakal calon Wakil Gubernur Jatim.
Anas yang bergabung PDIP dipasangkan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), sebaliknya Emil yang telah dipecat PDIP berangkat diusung Partai Demokrat, Golkar, Hanura dan NasDem bersama Khofifah Indar Parawansa.
Keduanya juga ke rap menerima penghargaan karena keberhasilan program dan inovasi yang diterapkan di daerahnya. Baru-baru ini, Banyuwangi menerima Anugerah Dana Rakca dari Kementerian Keuangan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Istana Bogor.
Anugerah Dana Rakca diberikan Kemenkeu kepada daerah berkinerja pengelolaan keuangan terbaik dan kinerja peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan bergengsi ini hanya dianugerahkan pada tiga kabupaten. Sedangkan anugerah untuk provinsi diserahkan pada Jatim, Sumbar, dan Sumsel.
Sebelumnya, dua inovasi Banyuwangi juga masuk jajaran terbaik di Top 25 Inovasi Pelayanan Publik Jatim, yaitu program Smart Kampung dan 'Kembali ke ASI'.
Sementara, tiga inovasi Banyuwangi lainnya mewakili Indonesia dalam ajang pelayanan publik tingkat dunia yang digelar PBB (United Nations Public Service Awards/UNPSA) di Belanda.
Inovasi tersebut adalah program Sakina (pengurangan angka kematian ibu), Pujasera (perubahan perilaku sanitasi masyarakat), dan program Bayi Lahir Procot Pulang Bawa Akta yang memfasilitasi penerbitan akta kelahiran secara kilat.
Anas merasa kembali mendapat 'amunisi' baru untuk pemenangan Pilgub Jatim 2018 dari penghargaan yang diraih Banyuwangi. Selama hampir dua periode memimpin Banyuwangi, segudang penghargaan memang telah diraih Bupati Anas.
"Jadi ibarat kampanye, ibarat ya, ya ini memperkuat keyakinan publik bahwa inovasi-inovasi ini sudah jalan, bukan akan. Ya ini modal kampanyelah," imbuh Anas setengah berseloroh seusai acara Jambore Inovasi Pelayanan Publik di Gubeng, Surabaya, Selasa (5/12/2017).
Kabupaten Trenggalek juga tak mau kalah dengan Banyuwangi. Inovasi Bupati Emil Dardak juga meraih penghargaan Entrepreneur Award dalam upaya pengentasan kemiskinan. Penghargaan itu diraih melalui Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan dan Kerentanan (Gertak).
< tbody>
Duel Deretan Awards 2 Cawagub Jatim, Mana Lebih Bergengsi?

Penghargaan dari Philip Kotler Center for Asean Marketing dan Markplus Inc tersebut diserahkan dalam Forum KIN ASEAN ke-8 tahun 2017 di Ballroom Pasific Palace Ritz Carlton, Jakarta.
Emil yang belum genap dua tahun memimpin Trenggalek ini mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Dengan penghargaan ini program Gertak dianggap mampu untuk menangani berbagai permasalahan kemiskinan serta kerentanan sosial lainnya.
"Ini adalah kerja keras kami bersama Pak Wakil Bupati serta seluruh instansi terkait dan relawan yang tergabung dalam Gertak. Selain itu juga peran serta masyarakat yang sudah sedekah informasi," ujar Emil dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (7/12/2017).
Menurutnya, Gertak merupakan program terin tegrasi yang di dalamnya terdapat berbagai instansi, mulai sari Dinas Sosial, BPJS, Baznas, Taks Force, serta beberapa lembaga lain. Dengan integrasi tersebut semakin mempermudah proses pendataan maupun penanganan masalah kemiskinan.
"Ada 18 Kabupaten dan 23 Kota di Indonesia mendapatkan penghargaan yang sama," imbuhnya.
Dengan penghargaan tersebut, kata Emil, diharapkan dapat memberikan dampak konkret bagi pengentasan kemiskinan di Trenggalek.
KIN didirikan di Kellog School of Management pada tahun 2003 lalu dan selalu menjadi jaringan unik, yang melintasi sektor bisnis, pemerintahan, nirlaba, seni, sains, akademisi dan secara harfiah menjangkau dunia.
Sementara itu KIN Global Summit merupakan pertemuan tahunan 300 orang "KINI" dari seluruh dunia yang berkumpul untuk belajar, berbagi gagasan maupun memberikan wawasan dan ambil bagian dalam sesi kerja yang berfokus pada tantangan global.
Di level Jatim, program Pemkab Trenggalek juga menyabet dua penghargaan sekaligus dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) dan Budaya Kinerja Jatim tahun 2017.
Dua program tersebut adalah Gelas Memperona Hati (Gerakan Lansia Sehat Untuk Mewujudkan Kesehatan di Hari Tua Nanti) yang menjadi salah satu top 25 inovasi pelayanan publik terbaik Jawa Timur.
Dan Kelompok Budaya Kerja (KBK) Gencar dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan yang mendapatkan penghargaan di bidang Budaya Kinerja dari Gubernur Jatim.
(gik/asp)Sumber: Google News | Berita 24 Jatim

Tidak ada komentar