www.AlvinAdam.com


Berita 24 Jawa Timur

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

PWNU Jatim larang nahdliyin gunakan simbol organisasi di Pilgub

Posted by On 01.55

PWNU Jatim larang nahdliyin gunakan simbol organisasi di Pilgub

Merdeka > Peristiwa PWNU Jatim larang nahdliyin gunakan simbol organisasi di Pilgub Sabtu, 20 Januari 2018 13:51 Reporter : Moch. Andriansyah Gus Ipul dan Khohifah tes kesehatan. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) kembali menegaskan netral di Pilgub Jawa Timur 2018. Apabila ada Nahdliyin yang melanggar, organisasi Islam terbesar di Indon esia ini akan memberikan teguran keras.

Dijelaskan Ketua PWNU Jawa Timur, KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah, sesuai Aturan Dasar Aturan Rumah Tangga (AD/ART) NU yang diputuskan Muktamar ke-33 di Jombang 2015 lalu, secara jamiyah, NU dilarang berpolitik.

"NU secara organisasi tidak boleh berpolitik. Namun jika pilihan politik personal, PWNU Jatim memberikan kebebasan," tegas Kiai Mutawakkil, Sabtu (20/1).

Untuk itu, Kiai Mutawakkil mengimbau agar warga NU tidak gampang mencatut logo organisasi, termasuk logo badan otonom (Banom) NU demi kepentingan politik personal. Khususnya saat kampanye. "Untuk Nahdliyin dan Nahdliyat, khususnya pengurus, dilarang menggunakan lambang-lambang NU," tegasnya lagi.

Masih tegas Kiai Mutawakkil "Silakan aspirasi politiknya. Tetapi jangan menggunakan simbol-simbol organisasi. Baik itu NU maupun lambang badan otonom. Itu, sangat-sangat dilarang AD/ART organisasi."

Apabila masih ada y ang melanggar, khususnya pengurus NU di berbagai level, PWNU Jawa Timur akan memberikan teguran keras. "Jika keterusan (memakai lambang NU), tentunya PWNU Jatim tidak akan tinggal diam. Kami akan berikan teguran keras," tandas pengasuh Ponpes Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo.

Mengingat, di Pilgub Jawa Timur 2018 nanti, ada dua kader terbaik NU yang bertarung, yaitu Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Keduanya maju sebagai bakal calon gubernur, Kiai Mutawakkil mengingatkan agar jangan sampai terjadi perpecahan yang mengakibatkan tali persaudaraan menjadi luntur.

"Yang penting, semua warga NU Jawa Timur meski berbeda aspirasi politik jangan sampai memecah persaudaraan, tetap menjaga ukhuwah Nahdliyiah, ukhuwah Wathaniyah," tuturnya.

"Hindari ujaran kebencian, jangan sampai saling menjelekkan apalagi saling memfitnah satu sama lain. Bersainglah secara sehat dan sampaikan program aksi nyata andalannya untuk kemajua n dan kesejahteraan Jawa Timur," pungkasnya. [cob]

Baca Juga:
Dewan Pers ingatkan media independen saat Pilkada dan PilpresMembuat tahun politik jadi adem, tak ada isu SARA dan politik uangDua bakal calon Bupati Karanganyar janji bersaing sehatJelang Pilkada Serentak, masyarakat diingatkan bahaya info hoaxPangdam Diponegoro sebut seluruh daerah di Jateng rawan gesekan saat Pilgub
FOKUS
PILKADA SERENTAK 2018

Topik berita Terkait:
  1. Pilgub Jatim
  2. Pilkada Serentak
  3. Surabaya
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • PWNU Jatim larang nahdliyin gunakan simbol organisasi di Pilgub

  • Puti ungkap konsep besar Bung Karno menyatukan Indonesia

  • Ibu Jokowi jadi yang pertama diteliti datanya oleh KPU Solo

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Berita 24 Jatim

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »