GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Mendesak Sukmawati klarifikasi puisi 'Ibu Indonesia' agar tak jadi polemik panjang

Mendesak Sukmawati klarifikasi puisi 'Ibu Indonesia' agar tak jadi polemik panjang

Merdeka > Per…

Mendesak Sukmawati klarifikasi puisi 'Ibu Indonesia' agar tak jadi polemik panjang

Merdeka > Peristiwa Mendesak Sukmawati klarifikasi puisi 'Ibu Indonesia' agar tak jadi polemik panjang Rabu, 4 April 2018 06:38 Reporter : Lia Harahap sukmawati baca puisi. ©2018 youtube

Merdeka.com - Sukmawati Soekarnoputri tengah diperbincangkan. Awal mulanya karena puisi 'Ibu Indonesia' yang dia bacakan di a cara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 pada akhir pekan lalu.

BERITA TERKAIT
  • Ketua DPR sarankan Sukmawati minta maaf soal puisi 'Ibu Indonesia'
  • Selidiki pelaporan Sukmawati, polisi kumpulkan barang bukti & ahli bahasa
  • Klarifikasi Sukmawati soal puisi 'Ibu Indonesia' diharapkan redakan situasi

Sejumlah kalimat dalam puisi yang dia bacakan dinilai multitafsir. Bahkan akibat puisi itu pula, Sukmawati sampai dilaporkan ke kepolisian.

Seorang pengacara bernama Denny Adrian Kushidayat, dan politisi Partai Hanura, Amron Asyhari melaporkan adik Rachmawati Soekarnoputri itu. Denny mewakil mengaku mewakili umat Islam dalam membuat laporan karena menilai Sukmawati dalam puisinya sudah melecehkan dan menghina umat Islam.

"Kalimat pembuka itu syariat Islam disandingkan dengan sari konde, itu enggak pantas. Kalau saya harus jujur dia lebih parah dari Ahok," ujar Denny di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (3/4).

Sukmawati juga dilaporkan Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur, melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Polda Jawa Timur. Laporan ini dibuat agar kepolisian menindaklanjuti dan diproses guna mengantisipasi keributan dan mengakhiri kegaduhan yang sedang terjadi di masyarakat.

"Saya mewakili Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) menindaklanjuti pernyataan tentang penyampaian puisi dari Sukmawati," kata Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim, Rudi Tri Wahid, didampingi Banser dan lima perwakilan Ansor di Mapolda Jatim di Surabaya.

Agar tak menjadi polemik berkepanjangan, Sukmawati didesak memberikan klarifikasi. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai hal itu memang sangat sensitif meskipun puisi merupakan sebuah bentuk ekspresi.

Dia menilai masyarakat memiliki interpretasi yang berbeda. Sehingga masyarakat memiliki respons yang sangat beragam.

"Saya kira mesti diklarifikasi oleh Sukma, ka rena lama menimbulkan interpretasi yang berbeda. Terutama dari umat Islam, karena yang disebutkan syariat Islam," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/4).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengimbau agar masyarakat dapat belajar dari pengalaman saat Pilkada Jakarta 2017. Saat itu isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) dapat menimbulkan kegaduhan.

"Kita sudah lihat pelajaran mengangkat tema-tema yang seperti itu dan keyakinan pribadi yang tentu saja setiap orang-orang punya keyakinan masing-masing. Kalau tahu takaran bisa menimbulkan sebuah kegaduhan harusnya tahu risiko seperti apa," jelas Fadli.

Tak cuma Faldi, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto juga meminta Sukmawati Soekarnoputri memberikan klarifikasi terhadap puisi 'Ibu Indonesia' yang dibacakan.

"Secara pribadi tentu saja, yaitu Sukmawati harus memberikan klarifikasi. Jangan sampai pernyataan-pernyataan kemudian meni mbulkan salah tafsir," kata Hasto di Jakarta, Selasa (3/4).

"Inilah yang kami harapkan (memberikan klarifikasi). Tabayun saja. Kita kan bangsa yang berdialog," jelas Hasto.

Namun sejak video dirinya membaca puisi ramai beredar, Sukmawati belum memberikan penjelasannya.

Berikut isi lengkap puisi 'Ibu Indonesia'yang dibacakan Sukmawati:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan adzan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya [lia]

Baca Juga:
Polisi bentuk tim khusus tangani kasus puisi Sukmawati yang singgung azanAnsor Jatim lapork an Sukmawati ke polisi karena puisi 'Ibu Indonesia'Agar tak salah tafsir, Hasto minta Sukmawati klarifikasi puisinyaNasDem sebut puisi Sukmawati bagian dari ekspresi seniIGGI kecam puisi 'Ibu Indonesia' karya SukmawatiPolitisi PAN desak Sukmawati segera minta maaf soal puisi 'Ibu Indonesia'Fadli Zon desak Sukmawati segera klarifikasi puisi singgung azan dan cadar
Topik berita Terkait:
  1. Sukmawati Soekarnoputri
  2. Penistaan Agama
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Di Pasar Songgolangit, Puti janji buruh kuli panggul pasar tercover BPJS Kesehatan

  • Pengasuh Ponpes Al Fatah Kikil dukung Puti Guntur

  • Pejabat negara jadi tim kampanye diingatkan hanya boleh cuti 1 hari dalam sepekan

Rekomendasi

Sumber: Google News | Berita 24 Jatim

Tidak ada komentar