www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 06.22

Indonesia-Singapura Atasi Masalah Kejiwaan 10.000 Penduduk Jawa Timur

Liputan6.com, Jakarta

Masalah kejiwaan atau psikiatri masih menjadi salah satu fokus pemerintah, terutama di provinsi Jawa Timur. Hal inilah yang mendorong pemerintah daerah Jawa Timur mewakili Indonesia menjalin kerjasama dengan negara tetangga, yakni Singapura yang diwakili SIF (Singapore International Foundation).

  • Penduduk Sulsel dan Babel Waspadai Risiko Serangan Jantung
  • Warga Minta Bandara Bali Utara Segera Dibangun
  • Indonesia Bagian Timur Masih Tinggi Endemis Malaria

Mengutip rilis yang diterima Health Liputan6.com, Kamis (26/4/2018), program bertajuk "ECAPS (Enhancing Child and Adolescent Psychiatric Services)" ini telah dimulai sejak 2016. Kerjasama terkait masalah psikiatri ini melibatkan dua rumah sakit jiwa, yakni Rumah Sakit Jiwa Menur dan Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat yang berlokasi di Surabaya.

Kolaborasi antara dua negara ini dilakukan dengan pendekatan "training-of-trainers", sebanyak 200 peserta pelatihan akan dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan penilaian, perawatan, dan pengelolaan pasien anak dan remaja yang memiliki permasalahan emosi dan perilaku, meliputi autisme, gangguan pemusatan pikiran, hiperaktif, psikosis, dan gangguan mood.

Di antara peserta pelatihan tersebut, terdapat tim inti yang terdiri dari 27 orang "master trainer" yang telah dipilih untuk melatih rekan sejawat mereka. Hal ini dilakukan guna mempertahankan sistem alih pengetahuan dan keterampilan selama dan sesudah program berakhir.

Dalam dua tahun kolaborasi Indonesia-Singapura, program tersebut berdampak positif bagi lebih dari 10.000 anggota masyarakat di Jawa Timur yang mengalami gangguan jiwa. Program ini pun ditutup dengan Simposium yang dilaksanakan pada 25 April 2018. Acara tersebut di hadiri oleh Kepala Bagian Kerjasama, Annie Retnowanti, Biro Humas Protokol, dan Sektretariat Daerah Provinsi Jawa Timur.

Saksikan juga video berikut ini:

Diduga alami gangguan jiwa, seorang pria menulis lafaz Allah di atas trotoar sepanjang lima meter.

1 dari 2 halaman

Penanganan gangguan jiwa atau psikiatrik melibatkan keluarga

ECAPS, Kolaborasi Indonesia-SIngapura soal Penanganan Masalah Psikiatri
Proses pelatihan yang dilakukan dalam program ECAPS, hasil kolaborasi Indonesia dan Singapura dalam menangani masalah kejiwaan di Jawa Timur. (Foto : Dokumentasi SIF)

Perawatan pada orang dengan gangguan jiwa, terutama anak dan remaja memang tidak hanya menjadi tugas tenaga medis, melainkan pihak keluarga. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Jiwa Menur, Dr. Ika Indiya h Prasetyawati.

"Keluarga pasien juga didorong untuk dapat pula mendukung kepedulian atas kesehatan mental di lingkugnan dan komunitas sekitar mereka," ujar Ika, mengutip dari rilis yang dikeluarkan oleh SIF.

Di tingkat global, program ECAPS berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang telah dicanangkan PBB, atas tujuan nomor tiga yang menggalakkan hidup sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia.

Sumber: Google News | Berita 24 Jatim

thumbnail

Posted by On 01.24

Polda Jatim Sebut Miras Oplosan Banyak dari Bojonegoro, Tuban dan Bali

Polda Jatim Sebut Miras Oplosan Banyak dari Bojonegoro, Tuban dan BaliIDN Times/Ardiansyah Fajar

Surabaya, IDN Times - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) telah menggelar operasi tumpas semeru 2018. Hasil dari operasi ini, mereka menyita puluhan ribu botol miras ilegal. Operasi ini merupakan respons terhadap banyaknya korban minuman beralkohol, terutama oplosan.

Operasi terhadap miras memang menjadi fokus polisi akhir-akhir ini. Sebab, tak hanya Polda Jatim, di hari yang sama, Polrestabes Surabaya juga memusnahkan sekitar 20 ribu botol minuman keras oplosan.

1. Sebanyak 50.070 botol miras dimusnahkan di Mapolda Jatim

Polda Jatim Sebut Miras Oplosan Banyak dari Bojon   egoro, Tuban dan BaliIDN Times/Ardiansyah Fajar

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, dari hasil operasi Tumpas Semeru 2018 selama 10 hari, , Polda Jatim berhasil menyita 50.070 botol miras. "Tadi secara ada 50 ribuan botol selama 10 hari. Jadi jajaran ini semuanya ada barang buktinya juga yang akan kita lakukan pemusnahan secara serentak. Kita undang para ulama," ujarnya, Rabu (25/4).

Baca juga: Korban Miras Oplosan di Surabaya Sudah Mencapai 13 Orang

2. Kebanyakan dari Tuban, Bojonegoro, Kediri dan Banyuwangi

EDITORS' PICKS

  1. Menag Lukman Hakim Minta Rumah Ibadah Tak Digunakan Jadi Alat Kampanye
  2. Aher Usulkan Gaji Kepala Daerah Naik agar Tak Korupsi, Apa Respons Mendagri?
Polda Jatim Sebut Miras Oplosan Banyak dari Bojonegoro, Tuban d   an BaliIDN Times/Ardiansyah Fajar

Machfud mengungkapkan, Tuban dan Bojonegoro menjadi dua daerah penyuplai utama. Terbaru, anggotanya juga berhasil menghadang peredaran miras di Banyuwangi yang dipasok dari Bali. "Kita hadang yang masuk dari Bali. Kemarin di Kediri juga kita tangkap beberapa produsen miras dengan mobilnya, cara-cara pembuatannya termasuk kompornya sudah kita atasi semua," kata Machfud.

3. Polisi akan tindak tegas produsen dan aparat yang ikut bermain

Polda Jatim Sebut Miras Oplosan Banyak dari Bojonegoro, Tuban dan BaliIDN Times/Ardiansyah Fajar

Lebih lanjut, Machfud menyampaikan pihaknya tidak segan-segan menindak segan siapapun yang bermain di industri miras ilegal apalagi oplosan. Bahkan dia menegaskan akan mempidanakan produsennya. "Kita proses yang selama hanya enak-enak saja pedagangnya itu akan kita proses dengan sungguh-sungguh. Apalagi anggota terlibat dalam perdagangan akan kita periksa, kita copot jabatannya," pungkas pria dengan dua bintang di pundaknya ini.

Baca juga: Telan Belasan Korban, Polisi Musnahkan 20 Ribu Botol Miras Oplosan

Read More Faiz NashrillahEditorFaiz NashrillahLine IDN TimesSumber: Google News | Berita 24 Jatim

thumbnail

Posted by On 15.59

BI Jatim Cermati Pergerakan Nilai Tukar Rupiah, ini Tujuannya

Berita Ekonomi Bisnis

BI Jatim Cermati Pergerakan Nilai Tukar Rupiah, ini Tujuannya

Terkait fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (KPw BI Jatim) terus mencermati

BI Jatim Cermati Pergerakan Nilai Tukar Rupiah, ini Tujuannyafoto/antaraIlustrasi Kurs Dolar AS dengan Rupiah

SURYA.co.id | SURABAYA - Terkait dengan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (KPw BI Jatim) terus mencermati perkembangan pergerakannya.

"Kami berharap bahwa pergerakan nilai tukar saat ini tidak berdampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi dan sek tor industri di sini," kata Hermanta, Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPw BI Jatim, Selasa (24/4/2018).

Langkah Bank Indonesia (BI) pusat, saat ini terus memonitor dan mewaspadai risiko berlanjutnya tren pelemahan nilai tukar rupiah.

Baik yang dipicu oleh gejolak global (dampak kenaikan suku bunga AS, perang dagang AS-China, kenaikan harga minyak, dan eskalasi tensi geopolitik terhadap berlanjutnya arus keluar asing dari pasar SBN dan saham Indonesia) maupun yang bersumber dari kenaikan permintaan valas oleh korporasi domestik (terkait kebutuhan pembayaran impor, ULN, dan dividen yang biasanya cenderung meningkat pada triwulan II).

"Untuk itu, BI akan tetap berada di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah sesuai fundamentalnya," tambah Hermanta.

Mata uang AS (USD), yang pada hari Jumat (20/4/2018) menguat tajam terhadap semua mata uang dunia, termasuk rupiah.

Pada hari Senin (23/4/2018), kembali mengalami penguatan s ecara meluas (broadbased). Sama seperti yang terjadi di hari Jumat, penguatan dolar AS di hari itu masih dipicu oleh meningkatnya yield US treasury bills mendekati level psikologis 3,0 persen dan munculnya kembali ekspektasi kenaikan suku bunga Fed Fund Rate (FFR) sebanyak lebih dari 3 kali selama 2018.

Kenaikan yield dan suku bunga di AS itu sendiri dipicu oleh meningkatnya optimisme investor terhadap prospek ekonomi AS seiring berbagai data ekonomi AS yg terus membaik dan tensi perang dagang antara AS dan China yang berlangsung selama tahun 2018 ini.

Sejalan dengan itu, pada hari Senin kemarin, semua mata uang negara maju kembali melemah terhadap dolar AS, antara lain JPY -0,25 persen, CHF -0,27 persen, SGD -0,35 persen, dan EUR -0,31 persen.

Dalam periode yg sama, mayoritas mata uang negara emerging market, termasuk Indonesia, juga melemah.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah (IDR) sesuai fundamentalnya, Bank Indonesia telah melakukan interven si baik di pasar valas maupun pasar SBN dalam jumlah cukup besar.

Dengan upaya tersebut, IDR yang pada hari Jumat sempat terdepresiasi sebesar -0,70 persen, pada hari Senin ini hanya melemah -0,12 persen, lebih rendah daripada depresiasi yang terjadi pada mata uang negara-negara emerging market dan Asia lainnya, seperti PHP -0,32 persen, INR -0,56 persen, THB -0,57 persem, MXN -0,89 persen, dan ZAR -1,06 persen.

Gambaran serupa juga tampak dalam periode waktu yang lebih panjang. Dengan dukungan upaya stabilisasi oleh BI, sejak awal April (mtd), IDR melemah -0,91 persen, lebih kecil daripada pelemahan mata uang beberapa negara emerging market lain, seperti THB -1,04 persen, INR -1,96 persen, MXN -2,76 persen, ZAR -3,30 persen.

Demikian pula, sejak awal tahun 2018 (ytd) IDR melemah -2,35 persen, juga lebih kecil daripada pelemahan mata uang beberapa negara emerging market lain seperti BRL -3,06 persen, INR -3,92 persen, PHP -4,46 persen, dan TRY -7,17 persen.

Penulis: Sri Handi Lestari Editor: Parmin Ikuti kami di Sudah Sadar, Pria Lajang Beberkan Kronologi Pingsan di Mobil dengan Bu Guru hingga Mulut Berbusa Sumber: Google News | Berita 24 Jatim

no image

Posted by On 03.06

Pilkada Jawa Timur Minim Perhatian Pada Masalah Lingkungan Hidup

Para penyintas lumpur Lapindo yang berada di luar area terdampak, menyayangkan sikap para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang belum menunjukkan komitmen dan perhatian serius terhadap masalah warga di sekitar tanggul lumpur Lapindo, di Porong, Sidoarjo.

Warga Desa Glagaharum, Kecamatan Porong, Achmad Thohirin, mengatakan hingga kini persoalan sehari-hari seperti masalah ekonomi, lapangan pekerjaan, dan dampak lingkungan lumpur Lapindo, belum menjadi perhatian dan komitmen para pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Kandidat Kepala Daerah Jawa Timur ini diharapkan ikut memikirkan persoalan yang dihadapi warga, serta mencarikan penyelesaian atas kesulitan yang selama ini dirasakan.

“Paling tidak, kalau untuk wilayah kami sendiri ya, lebih memperhatikan lingkungan yang terdampak (di luar peta). Kalau yang korban (di dalam peta) sih aman-aman saja, bisa keluar d ari desa, terus beli (rumah) lagi kan aman. Kalau yang terdampak (tidak langsung) ini terus menerus (merasakan)," kata Thohirin.

"Kadang-kadang sering, kayak tidak ada sama sekali kompensasi dari pemerintah. Pernah juga tanya ke pemerintah desa juga begitu jawabnya. Kalau dulu banyak yang kerjanya di sawah, terus sekarang ini sawahnya sudah tercemar air (lumpur), secara otomatis kan tidak bisa bercocok tanam lagi,” ujarnya.

Masalah lumpur Lapindo yang sudah berjalan hampir 12 tahun, tidak hanya menyisakan persoalan ganti rugi yang belum tuntas, namun juga persoalan sosial, ekonomi, budaya, kesehatan, dan keberlangsungan lingkungan.

Penyintas Lumpur Lapindo asal Desa Siring, Kecamatan Porong, Harwati, mengatakan tenggelamnya desa tempat tinggalnya oleh lumpur Lapindo juga turut menghilangkan hak pilih dalam pemilu yang dulu ada sebelum lumpur meluap. Diperkirakan lebih dari 2.000 keluarga penyintas lumpur Lapindo yang terusir dari desanya, kehilangan hak suara dalam pemilu sejak 2009 lalu.

“Yang di dalam peta, hak pilih warga korban tidak ada. Itu sekitar 2014. Pada 2009 juga tidak ada, sih. Kita tidak melapor ke Panwaslu, tapi 2014 kami melapor ke Panwaslu bahwa 4 desa yang terdampak (langsung) lumpur, itu tidak memiliki hak pilih," urai Herawati.

"Sekarang pun kami tidak tahu apakah hak pilih kami masih ada atau tidak, karena kami tidak didata walau pun sudah pindah ke desa lain. Saya tidak pernah terdata walaupun ada pendataan kemarin, di Desa Candi Pari, ada pendataan hak pilih tapi mereka tidak mendatangi saya untuk mendata,” kata dia.

Harwati berharap Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, yang nantinya terpilih, lebih peduli dan memperhatikan permasalahan yang dihadapi warga, terutama di daerah yang tertimpa musibah seperti di Porong dan sekitarnya.

Pilkada Gubernur di Jawa Timur menjadi perhatian serius Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), yang menilai kasus kerusakan li ngkungan di Jawa Timur merupakan salah satu yang terburuk.

Kepala Kampanye Jatam, Melky Nahar, mengungkapkan pengawalan persoalan lingkungan dikaitkan Pilkada sangat penting dilakukan, untuk memastikan persoalan serupa lumpur Lapindo di Porong tidak terjadi di wilayah lain, akibat tidak adanya komitmen calon kepala daerah atas persoalan kelestarian lingkungan.

“Jawa Timur merupakan suatu daerah dengan kasus kerusakan lingkungan yang cukup parah di Indonesia. Nah, dihadapkan dengan Pilgub Jawa Timur 2018 ini yang diikuti oleh dua pasangan calon ini, sampai detik ini, kami tidak melihat satu fakta bagaimana kedua pasangan calon ini mau terlibat untuk membicarakan persoalan-persoalan lingkungan, atau persoalan rakyat kita hari ini di Jawa Timur. Visi misi mereka secara spesifik, sama sekali tidak menyinggung apa yang terjadi di Porong ini,” ujar Melky.

Wahyu Eka dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Timur berharap para calon kepala daerah mau men unjukkan kepedulian dan komitmennya untuk membenahi kerusakan lingkungan yang telah terjadi selama ini, serta memikirkan upaya pemulihan dan antisipasi agar kerusakan lingkungan tidak terjadi di tempat lain.

“Komitmen dari para calon untuk turut berperan aktif menyelesaikan persoalan-persoalan lingkungan hidup di Porong, dan juga untuk di wilayah yang lainnya, harapannya mereka melihat berbasis pada krisis sosial ekologis yang ada di Jawa Timur, melihat Porong ini sebagai tolok ukur, dan jangan sampai daerah-daerah lainnya mengalami persoalan serupa,” kata Wahyu Eko.

Sumber: Google News | Berita 24 Jatim

thumbnail

Posted by On 03.06

BKPM Ajak Investor China Kembangkan Industri di Jawa Timur

detikFinance / Berita Ekonomi Bisnis / Detail Berita Follow detikFinance Selasa, 24 Apr 2018 11:31 WIB BKPM Ajak Investor China Kembangkan Industri di Jawa Timur Sylke Febrina Laucereno - detikFinance Foto: Sylke Febrina LaucerenoFoto: Sylke Febrina Laucereno Jakarta - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempromosikan investasi di Jawa Timur kepada investor asal China. Kesempatan investasi di provinsi di timur Jawa ini masih besar karena memiliki potensi yang tinggi.
BKPM hari ini menggelar East Java Business Gathering 2018. Dalam acara ini digelar pula diskusi panel bertajuk "Investment Opportunity in Manufacturing Industry". BKPM juga mempromosikan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE).
Acara ini dihadiri oleh ratusan investor asal China. Lalu dihadiri oleh perwakilan dari Kedutaan Besar China untuk Indonesia Wang Liping.
Direktur Fasilitas Promosi Daerah BKPM Husen Maulana menjelaskan kesempatan berinvestasi di Jawa Timur salah satunya bisa dilakukan di industri manufaktur.
"Selain manufaktur industri lain seperti obat-obatan, makanan dan minuman, pulp and paper hingga pengemasan," kata Husen di Kantor BKPM, Jakarta, Selasa (24/4/ 2018).
Husen menjelaskan untuk investasi obat obatan dan makanan di Jawa Timur sangat potensial karena kebutuhan makanan dan obat sangat besar di dalam negeri maupun pasar luar negeri.
Industri spare parts kendaraan bermotor juga memiliki pertumbuhan yang signifikan di Jawa Timur. Selain itu juga ada industri plastik, industri kopi, industri pengolahan mangga.
Selain itu, dia mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menyampaikan kemudahan berbisnis di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ini mencerminkan kondisi ekonomi Indonesia terus membaik.
Husen menjelaskan secara umum Jawa Timur memiliki luas wilayah 48.039 km dengan jumlah populasi 38,84 juta (data 2015). Sebanyak 49% penduduk berjenis kelamin laki-laki dan 51% penduduk berjenis kelamin perempuan.
Jawa Timur memiliki pertumbuhan ekonomi 5,72% pada kuartal IV-2017. Ini memang lebih lambat dibandingkan pertumbuhan ekonomi wilayah lain namun lebih tinggi daripada pert umbuhan ekonomi nasional. (ara/ara) Berita Terkait

  • Indonesia Jadi Sasaran Investasi China
  • RI Dibanjiri Tenaga Kerja Asing, Apa Kata Pemerintah?
  • Kepala BKPM Respons Pernyataan Fadli Zon Soal Tenaga Kerja Asing
  • Investasi di Bawah Rp 500 M Dapat Insentif Pajak, Ini Kata DJP
  • Investasi di Bawah Rp 500 Miliar Juga Bakal Dapat Insentif Pajak
  • Investor Brasil Kunjungi Kantor Darmin Bahas Investasi
  • RI Butuh 3 Juta Unit Laptop Per Tahun
  • Soal Perang Dagang, IMF: Tak Ada Negara yang Menang
Baca Juga detikNews Langkah Emil Dampingi Khofifah Demi Warga Trenggalek Langkah Emil Dampingi Khofifah Demi Warga Trenggalek detikNews Khofifah Disambut Hangat Saat Blusukan ke Eks Lokalisasi Dolly

Khofifah Disambut Hangat Saat Blusukan ke Eks Lokalisasi Dolly

detikNews Kebakaran di Karaoke China Tewaskan 18 Orang, 1 Pria Ditangkap

Kebakaran di Karaoke China Tewaskan 18 Orang, 1 Pria Ditangkap

detikNews Panwas Kesulitan Verifikasi Kebenaran Data Pemilih, ini Alasannya

Panwas Kesulitan Verifikasi Kebenaran Data Pemilih, ini A lasannya

detikNews Di Trenggalek, Zulkifli Hasan Kesengsem Jamur Mantan

Di Trenggalek, Zulkifli Hasan Kesengsem Jamur Mantan

detikNews 18 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Tempat Karaoke di China

18 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Tempat Karaoke di China

detikNews Riuh Dunia dalam Gambar: Mesin Pesawat Meledak, Badai Pasir Iran

Riuh Dunia dalam Gambar: Mesin Pesawat Meledak, Badai Pasir Iran

detikNews Foto: Hubungan Benci Tapi Cinta Panda di China dengan Ayunan

Foto: Hubungan 'Benci Tapi Cinta' Panda di China dengan Ayunan

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com News Feed
  • Anies: Inflasi di DKI Lebih Rendah dari Nasional

    Anies: Inflasi di DKI Lebih Rendah dari Nasional

    Selasa, 24 Apr 2018 16:04 WIB Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pada triwulan I-2018, inflasi Jakarta tercatat 3,23% lebih rendah dibanding nasional, 3,40%.
  • Ini Lho Rusun Khusus Opa Oma, Nyaman Ya Foto Bisnis

    Ini Lho Rusun Khusus Opa Oma, Nyaman Ya

    Selasa, 24 Apr 2018 13:34 WIB Pemerintah membangun rumah susun sewa (rusunawa) bagi orang-orang lanjut usia alias lansia. Yuk lihat foto-fotonya.
  • Ini Sosok Inspiratif bagi Bahlil, Sopir Angkot yang Jadi Pengusaha

    Ini Sosok Inspiratif bagi Bahlil, Sopir Angkot yang Jadi Pengusaha

    Selasa, 24 Apr 2018 15:59 WIB "Bapak dan mama saya!" kata Bahlil mantap saat berbincang santai dengan detikFinance
  • Menperin Sebut Investasi di Bawah Rp 500 M Dapat Tax Allowance

    Menperin Sebut Investasi di Bawah Rp 500 M Dapat Tax Allowance

    Selasa, 24 Apr 2018 15:54 WIB Pemerintah tetap memberikan insentif pajak sekalipun nilai investasinya di bawah Rp 500 miliar. Insentif tersebut berupa tax allowance.
  • RI Ekspor 3.000 Ton Lada Ke Malaysia, Thailand, hingga India

    RI Ekspor 3.000 Ton Lada Ke Malaysia, Thailand, hingga India

    Selasa, 24 Apr 2018 15:49 WIB Produk lada dari Provinsi Bangka Belitung diekspor ke Malaysia, Thailand, hingga India.
  • Duet Jokowi-Susi Bangun KJA Lepas Pantai Pertama di RI Foto Bisnis

    Duet Jokowi-Susi Bangun KJA Lepas Pantai Pertama di RI

    Selasa, 24 Apr 2018 15:47 WIB Presiden Jokowi dan Menteri Susi Pudjiastuti meninjau pembangunan Keramba Jaring Apung lepas pantai pertama di Indonesia yang berlokasi di Pangandaran.
  • PT PP Cari Sekretaris Lulusan D3-S1 Semua Jurusan

    PT PP Cari Sekretaris Lulusan D3-S1 Semua Jurusan

    Selasa, 24 Apr 2018 15:44 WIB PT PP (Persero) Tbk membuka lowongan pekerjaan untuk mengisi posisi sekretaris. Cek syaratnya!
  • DPR Rapat Tertutup Bareng PLN Evaluasi Proyek Ketenagalistrikan

    DPR Rapat Tertutup Bareng PLN Evaluasi Proyek Ketenagalistrikan

    Selasa, 24 Apr 2018 15:33 WIB Agenda rapat dengan Komisi VII DPR RI membahas mengenai capaian di 2017 dan menindaklanjuti hal-hal yang akan dicapai tahun ini d i sektor kelistrikan.
  • Ini Kereta atau Museum Berjalan? Foto Bisnis

    Ini Kereta atau Museum Berjalan?

    Selasa, 24 Apr 2018 15:18 WIB Prancis punya cara lain untuk memberikan sensasi berbeda berkereta menuju ke tempat kerja. Simak penampakan kereta unik ini!
  • Indonesia Jadi Sasaran Investasi China

    Indonesia Jadi Sasaran Investasi China

    Selasa, 24 Apr 2018 15:17 WIB Indonesia disebut menjadi salah satu negara yang memiliki kemudahan untuk berinvestasi dan berbisnis.
  • Menperin Beberkan Dampak Pelemahan Rupiah ke Industri

    Menperin Beberkan Dampak Pelemahan Rupiah ke Industri

    Selasa, 24 Apr 2018 15:05 WIB Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan stabilitas nilai tukar menjadi suatu yang penting bagi pelaku industri dalam menjalankan bisnisnya.
  • Ada Rusun Khusus Lansia di Cibubur, Ini Fasilitasnya

    Ada Rusun Khusus Lansia di Cibubur, Ini Fasilitasnya

    Selasa, 24 Apr 2018 14:55 WIB Selain tempat tinggal, lansia mendapat fasilitas makan 3 kali sehari.
BERITA TERBARU +
  • Anies: Inflasi di DKI Lebih Rendah dari Nasional

    Anies: Inflasi di DKI Lebih Rendah dari Nasional Selasa, 24 Apr 2018 16:04 WIB

  • Ini Lho Rusun Khusus Opa Oma, Nyaman Ya

    Ini Lho Rusun Khusus Opa Oma, Nyaman Ya Selasa, 24 Apr 2018 13:34 WIB

  • Ini Sosok Inspiratif bagi Bahlil, Sopir Angkot yang Jadi Pengusaha

    Ini Sosok Inspiratif bagi Bahlil, Sopir Angkot yang Jadi Pengusaha Selasa, 24 Apr 2018 15:59 WIB

  • Menperin Sebut Investasi di Bawah Rp 500 M Dapat Tax Allowance

    Menperin Sebut Investasi di Bawah Rp 500 M Dapat Tax Allowance Selasa, 24 Apr 2018 15:54 WIB

Most
Popular Most
Popular Sumber: Google News | Berita 24 Jatim

thumbnail

Posted by On 03.06

Dua Atlet Jatim Sukses Bantu Timnas Handball Indonesia Raih Perunggu di Even Internasional

Dua Atlet Jatim Sukses Bantu Timnas Handball Indonesia Raih Perunggu di Even Internasional

Kedua atlet Jatim pertama yang bertanding membela Indonesia di even resmi handball itu ialah M Fajar Ainun Zavi dan M Alfan Fanani.

Dua Atlet Jatim Sukses Bantu Timnas Handball Indonesia Raih Perunggu di Even InternasionalIBTI JatimTimnas Handball Indonesia dan juga dua atlet asal Jatim.

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua atlet Jawa Timur membuktikan diri sukses membantu Timnas Handball Indonesia meraih medali perunggu di IHF Thropy Junior, Malaysia.

Kedua atlet yang merupakan atlet Jatim pertama yang bertanding membela Indonesia di even resmi han dball itu ialah M Fajar Ainun Zavi posisi left wing dan M Alfan Fanani posisi goal keeper.

Bertempat di Stadium Shah Alam Malaysia, pertandingan terakhir yang dijalani Timnas Handball ialah melawan Singapura.

Dalam perebutan perunggu itu, Indonesia berhasil menang atas Singapura dengan skor 26-24.

M Fajar Ainun Zavi mengatakan meski belum dapat membawa Indonesia juara, ia mengaku tetap bangga. Sebab di even pertamanya membantu Timnas Handball, dirinya mampu membawa Indonesia meraih perunggu.

"Sangat bangga bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah international. Semoga dapat kembali mengharumkan nama Indonesia dengan memberikan medali di even-even selanjutnya bersama teman-teman satu tim," kata M Fajar Ainun, Selasa (24/4/2018).

Selain Fajar, M Alfan Fanani pemain asal Jatim posisi kiper menegaskan, ini menjadi ajang pembuktian kemampuan atlet Jatim yang juga dapat membantu Indonesia, berbicara banyak di level internasional.

" ;Di even pertama membela timnas Handball Indonesia, kami dapat membuktikan diri kalau kami atlet-atlet dari Jatim juga layak dan mampu berkontribusi untuk negara. Itu sebuah kebanggaan luar biasa," timpal Alfan Fanani.

Sementara itu, Ketua Harian ABTI Jatim, M Harryanto, mengharapkan dengan adanya bukti prestasi dan kemampuan dua atlet Jatim ini, dapat menjadi acuan serta semangat atlet-atlet lainnya untuk berprestasi.

"Prestasi yang diraih kedua atlet Jatim ini semoga mendapat perhatian dari KONI Jatim. Selain itu juga dapat menginspirasi atlet Jatim lainnya untuk terus berkembang dan dapat berprestasi untuk Jatim serta Indonesia tercinta," harap M Harryanto.

Dalam even IHF Thropy Junior, Malaysia, Indonesia bersaing dengan empat negara lainnya yakni Malaysia, Singapura,Thailand dan Philipina.

Penulis: Dya Ayu Editor: irwan sy Ikuti kami di Sepasang Ular Kobra Tak Mati Meski Ditembak, Malah Kejar Warga, Akhirnya Tumbang Secara tak Disangka Sumber: Google News | Berita 24 Jatim