www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Timur

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dugaan Suap di Kota Batu - KPK Akan Periksa Petinggi Arema FC Ini untuk Tersangka Eddy Rumpoko

Posted by On 00.20

Dugaan Suap di Kota Batu - KPK Akan Periksa Petinggi Arema FC Ini untuk Tersangka Eddy Rumpoko

KPK Tangkap Wali Kota Batu

Dugaan Suap di Kota Batu - KPK Akan Periksa Petinggi Arema FC Ini untuk Tersangka Eddy Rumpoko

Sedangkan pihak yang diduga penerima adalah Eddy Rumpoko, dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu, Edi Setyawan.

Dugaan Suap di Kota Batu - KPK Akan Periksa Petinggi Arema FC Ini untuk Tersangka Eddy RumpokoSURYAMALANG.COM/Alfi Syahri RamadanIwan Budianto.

SURYAMALANG.COM, JAKARTA â€" Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa tiga saksi dalam penyidikan tindak pidana suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemkot Batu, Rabu (11/1 0/2017).

“Tiga saksi itu akan diperiksa untuk tersangka Eddy Rumpoko,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta dilansir dari Antara.

Eddy Rumpoko adalah wali Kota Batu nonaktif.

Tiga saksi yang akan diperiksa itu adalah dosen Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (UB), Yusuf Risanto, Direktur Utama Hotel Ijen Suites yang juga anggota direksi Arema FC nonaktif, Iwan Budianto, dan Kelapa Cabang PT Kartika Sari Mulia, Hariyanto Iskandar.

KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut.

Pihak yang diduga sebagai pemberi, yaitu pengusaha bernama Filipus Djap.

Sedangkan pihak yang diduga penerima adalah Eddy Rumpoko, dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu, Edi Setyawan.

Sebelumnya, Edi Setyawan menjelaskan soal adanya uang pengamanan untuk kegiatan pembangunan di Kota Batu.

“Iya saya terima uang itu sebagai sebuah titipan. Kenapa ada titipan itu? Jadi agar pembangunan di sana bisa jalan. Karena ko ndisinya kalau tidak begitu pembangunan akan berhenti. Nanti kan yang harusnya masyarakat menikmati pembangunan jadi tidak,” kata Edi usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta pada Kamis (5/10/2017).

Saat itu Edi Setyawan diperiksa sebagai saksi untuk pengusaha Filipus Djap.

“Bukan uang suap untuk pembangunan, tetapi itu adalah titipan kegiatan pengamanan. Sistem yang menjerat kami seperti itu.”

“Ya harus ada pengamanan ini itu. Kalau tidak, tidak ada yang berani melaksanakan pembangunan,” kata Edi.

Editor: Zainuddin Sumber: Antara Ikuti kami di Heboh Video Penampakan Makhluk Misterius Mirip Putri Duyung, Saksi Mata sampai Gemetar saat Merekam Sumber: Surya Malang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »