www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Timur

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Menteri Khofifah Canagkan Gerakan Sosial Indonesia Bebas Anak Jalanan

Posted by On 14.50

Menteri Khofifah Canagkan Gerakan Sosial Indonesia Bebas Anak Jalanan

Menteri Khofifah Canagkan Gerakan Sosial Indonesia Bebas Anak Jalanan

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mencanangkan gerakan sosial Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (20/11).

Menteri Khofifah Canagkan Gerakan Sosial Indonesia Bebas Anak JalananIstimewaUntuk meneguhkan Indonesia sebagai negara dan bangsa yang bebas anak jalanan, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mencanangkan gerakan sosial Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan (MIBAJ) di Alun-alun Kota Malang, Jawa Timur, Senin (20/11/2017).

WARTA KOTA, PALMERAH -- Untuk meneguhkan Indonesia sebagai negara dan bangsa yang bebas anak jalanan, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mencanangkan gerakan sosial Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan (MIBAJ) di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (20/11).

Melalui media sosial, Menteri Khofifah berharap masyarakat dapat berperan serta mengurangi jumlah anak jalanan di Indonesia

Pencanangan gerakan sosial MIBAJ yang bertepatan dengan peringatan Hari Anak Universal yang jatuh pada tanggal 20 November itu diungkapkannya sangat perlu, mengingat anak jalanan masih merupakan masalah kesejahteraan sosial yang serius di Indonesia.
Terlebih, lanjutnya, tugas tersebut bukan hanya merupakan tugas pemerintah pusat, pemerintah daerah dan dunia usaha, melainkan juga tugas setiap orang dewasa atau masyarakat pada umumnya.

"Saya optimistis target 'Indonesia Bebas Anak Jalanan' bisa segera tercapai, jika kita bergotong royong, bergerak untuk menyisir dan menyiapkan program perlindungan dan pengasuhan yang baik bagi mereka. Namun mengingat luasnya sebaran anak jalanan dan kompleksitas penanganannya , maka Kemensos menyerukan gerakan sosial MIBAJ ini," ungkap Mensos Khofifah dalam siaran tertulis yang dikeluarkan pada hari Senin (20/11/2017).

Gerakan Sosial MIBAJ tersebut, lanjutnya, sangat perlu dilakukan, walaupun diketahui tren populasi anak jalanan di Indonesia terus mengalami penurunan secara signifikan, yakni sebanyak 16.290 anak hingga bulan Agustus 2017.

Penurunan tersebut dikatakan drastis jika dibandingkan jumlah anak jalanan di seluruh Indonesia pada tahun 2006 yang mencapai 232.894 anak; kemudian 159.230 anak pada 2010; 67.607 anak pada 2011 dan 33.400 anak pada tahun 2015.

"Kepada netizen ayo viralkan gerakan sosial Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan ini. Jangan sampai generasi muda bangsa hidup di jalanan," tambahnya.

Khofifah menerangkan, situasi kehidupan jalanan sangatlah keras dan membahayakan bagi anak-anak. Mulai dari gangguan kesehatan, putus sekolah, perdagangan anak, kekerasan fisik, kecanduan rokok, alkohol, na rkoba, hingga perilaku seks bebas.

Oleh karena itu, Menteri Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu berpartisipasi menyelesaikan persoalan ini.

"Masyarakat dapat melaporkan jika di jalan masih melihat aktivitas anak jalanan ke Telepon Pelayanan Sosial Anak (TEPSA) 1500-771. Sedangkan di daerah bisa berkoordinasi dengan dinas sosial atau lembaga kesejahteraan sosial anak terdekat," tulisnya.

Dalam kesempatan yang berlangsungdi Alun-alun Kota malang itu Kementerian Sosial memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai telah melakukan langkah komprehensif dalam perlindungan anak.
Penghargaan antara lain diberikan kepada Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Pemkab Tulungagung, Pemkot Makassar, dan Pemkab Gowa.

Penulis: Dwi Rizki Editor: YB Willy Pramudya Sumber: Warta Kota Ikuti kami di Guru Perempuan Paksa Muridnya Berhubungan Badan! Ancamannya Bikin Mikir Dua Kali Sumber: Google News | Berita 24 Jatim

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »