www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Timur

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Didukung Kiai Jatim Jadi Cawapres, Cak Imin: Pastikan Dulu Capresnya

Posted by On 09.07

Didukung Kiai Jatim Jadi Cawapres, Cak Imin: Pastikan Dulu Capresnya

Rabu 07 Februari 2018, 13:08 WIB Didukung Kiai Jatim Jadi Cawapres, Cak Imin: Pastikan Dulu Capresnya Ahmad Toriq - detikNews Didukung Kiai Jatim Jadi Cawapres, Cak Imin: Pastikan Dulu CapresnyaFoto: Agung Pambudhy/detikcom Jakarta - Dukungan agar Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bertarung di Pilpres 2019 datang dari pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah KH Nurul Huda Djazuli. Cak Imin menyambut baik dukungan itu, namun dia akan meminta petunjuk kepada para kiai soal capres yang akan didukung.
"Apa pun titah kiai, itu demi dan untuk kebaikan bangsa. Yang penting saat ini saya justru seda ng minta petunjuk kiai, siapa calon presidennya yang harus kita dukung. Kita akan memastikan dulu siapa calon presidennya dalam waktu dekat," kata Cak Imin kepada wartawan, Rabu (7/2/2018).

Didukung Kiai Jatim Jadi Cawapres, Cak Imin: Pastikan Dulu CapresnyaFoto: dok. PKB

PKB saat ini merupakan parpol pendukung Presiden Jokowi. Namun Cak Imin mengatakan pengumuman soal capres yang akan didukung pada Pilpres 2019 masih menunggu masukan dari para kiai.
"Tunggu waktunya dalam waktu dekat. Namanya sudah ada, tapi saya harus jalankan dulu sejumlah perintah kiai. Para kiai sepakat bahwa Indonesia butuh perbaikan, ekonomi umat perlu diangkat, khususnya kaum menengah ke bawah, termasuk para petani dan nelayan yang menjadi basis nahdliyin. Ini yang utama," ujarnya.
Tantangan ke depan, menurut Cak Imin, adalah membangun ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Banyak warga nahdliyin, ujarnya, yang termasuk dalam kelompok masyarakat ini. Kalau pendapatan dan daya beli masyarakat menengah ke bawah meningkat, Cak Imin yakin Indonesia akan tumbuh.
"Dalam waktu singkat, saya akan keliling ke kiai-kiai se-Nusantara, khususnya Jawa dan Indonesia timur, termasuk menjalankan perintah kiai untuk bertanya ke basis nelayan dan petani, para tokoh agama, dan ketua adat, termasuk para ahli, untuk mendapat masukan. Mereka harus didengar untuk memastikan Indonesia milik semuanya dan dibangun secara gotong royong," ujar mantan Menakertrans ini.
(tor/van)Sumber: Google News | Berita 24 Jatim

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »