www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jawa Timur

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

May Day 2018, Sarbumusi Jatim Minta Pemerintah Selesaikan Kasus Penelantaran Buruh

Posted by On 04.42

May Day 2018, Sarbumusi Jatim Minta Pemerintah Selesaikan Kasus Penelantaran Buruh

Berita Pasuruan

May Day 2018, Sarbumusi Jatim Minta Pemerintah Selesaikan Kasus Penelantaran Buruh

Suryono Pane mengatakan saat ini buruh itu belum merdeka. Mereka membutuhkan kemerdekaan selain kesejahteraan.

May Day 2018, Sarbumusi Jatim Minta Pemerintah Selesaikan Kasus Penelantaran Buruhsurya/galih lintartikaBuruh Sarbumusi Jawa Timur saat berkumpul dan melakukan aksi damai di Sentra Bangkodir, Bangil, Pasuruan , Jawa Timur

SURYA.co.id | PASURUAN - Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Jawa Timur menggelar aksi damai dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2018 di Sentra Bangkodir, Kecamata n Bangil, Kabupaten Pasuruan, Selasa (1/5/2018).

Mereka melakukan doa bersama dan orasi sebelum melanjutkan perjalanan panjang ke Surabaya. Dalam momentum May Day tahun ini, Sarbumusi Jawa Timur memiliki beberapa poin penting yang akan diperjuangkan untuk kemerdekaan buruh.

Ketua DPW Sarbumusi Jawa Timur, Suryono Pane, mengatakan saat ini buruh itu belum merdeka. Mereka membutuhkan kemerdekaan selain kesejahteraan.

Masih banyak persoalan yeng melibatkan perusahaan dan buruh yang belum terselesaikan hingga sekarang.

"Kami ingin, Hari Buruh bukan hanya sekadar hari biasa atau puas dengan dirayakan secara eforiia. Kami ingin setiap tahunnya, persoalan buruh dengan perusahan juga bisa terselesaikan, karena buruh butuh kemerdekaan," kata Pane.

Dia menjelaskan Sarbumusi akan menegakkan hukum untuk memperjuangkan buruh yang dirugikan oleh perusahaan.

Dia mencontohkan, di Pasuruan, ada beberapa kasus yang terjadi di beberapa perusahaan yan g diduga dengan sengaja mendzalimi para buruh.

"PT Surabaya Rendi Plastik, sudah mempekerjakan buruh selama 3 bulan, tapi pemilik perusahaan kabur melarikan diri. Sekitar 250 buruh terlantar, mereka sudah melakukan kewajibannya, tapi haknya tidak mereka dapatkan. Ada kasus lainnya juga yang terjadi di beberapa perusahaan lainnya, PT TAP, Soedali dan masih banyak lagi, dengan korban lebih dari 1.000 buruh yang terlantar di Pasuruan dan belum merdeka," jelasnya.

Pane menambahkan pemerintah harus jeli dalam seleksi tenaga asing. Jangan dibiarkan tenaga asing merajalela di tanah air sendiri.

Masih banyak masyarakat Indonesia khusunya Jawa Timur yang membutuhkan pekerjaan.

"Ketimbang memaksimalkan tenaga asing, lebih baik memaksimalkan dan menyejahterakan tenaga asli masyarakat sendiri. Harus ada aturan yang mengatur tentang pemberdayaan tenaga asing. Karena jika tidak ditertibkan, maka banyak perusahaan yang sembrono menggunakan tenaga asing,&q uot; paparnya.

Penulis: Galih Lintartika Editor: irwan sy Ikuti kami di Oknum Guru Digerebek di Kamar Hotel Bersama Mantan Siswinya hingga Si Gadis Menangis di Atas Ranjang Sumber: Google News | Berita 24 Jatim

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »